Yuk Kita Kenali Istilah-istilah Dalam Dunia Digital Marketing
Dalam dunia digital marketing, memiliki beberapa istilah-istilah yang mungkin kalian sering dengar namun pengertiannya sendiri terdengar sangat asing.
Saat ini semua bisnis sudah mulai beralih menjadi bisnis online atau digital dan pemasaran juga sudah banyak dilakukan secara online. Sebelum menjadi pebisnis online yang handal kalian perlu mengenal istilah-istilah ini.
Berikut istilah-istilah di dalam digital marketing :
- Convention Rate
Conversion rate atau yang biasa dikenal tingkat konversi adalah ketika pengguna melakukan tindakan yang diinginkan di website atau iklan media sosialmu. Conversion Rate tidak hanya terbatas pada penjualan atau mengubah non-pelanggan menjadi pelanggan., convention ratre juga dapat mengubah pengunjung yang berkunjung menjadi prospek, mengirimkan beberapa jenis formulir, mengisi informasi pribadi mengklik iklan dan lain sebagainya
- Engagement Rate
Engagement rate adalah metrik atau ukuran terkait media sosial yang sangat penting. Engagement rate ini menunjukkan jumlah minat orang pada halaman atau konten yang kamu buat pada sosial media.
- Bounce Rate
Bounce rate adalah metrik jumlah pengguna yang keluar atau terpental segera setelah mengunjungi websitemu, atau merupakan salah satu statistic yang bahkan sudah dianggap sebagai faktor krusial yang bisa mempengaruhi SEO untuk menghasilkan traffic organic dari mesin pencari.
- SEO – Search Engine Optimization
SEO atau Search Engine Optimization merupakan salah satu istilah pemasaran digital paling umum yang dapat ditemukan oleh seorang marketer. SEO ini bertujuan untuk mengoptimasi on-page dan off-page yang nantinya akan meningkatkan traffic di situs web dan meningkatkan peringkat halaman pada search engine result page (SERP) manapun.
- OFF- Page Optimization
Off-page optimization merupakan upaya untuk meningkatkan peringkat halaman. Hal ini dapat juga dikatakan sebagai salah satu cara promosi website agar memiliki lebih banyak pengunjung dan secara langsung meningkatkan traffic
- On-page Optimization
Ini merupakan cara untuk mengoptimalkan website kalian dan elemen-elemennya untuk meningkatkan peringkat pada mesin pencarian. Peringkat dalam mesin pencari dapat ditingkatkan melalui meta tag dan improvisasi konten.
- SEM – Search Engine Marketing
SEM atau biasa dikenal dengan Search Engine Marketing mencakup upaya berbayar pada mesin pencari (Google). Ini termasuk iklan berbayar di halaman hasil mesin pencari mana saja yang ditemui.
- SMM – Social Media Marketing
SMM atau Social Media Marketing adalah istilah pemasaran digital yang sangat umum. Social media marketing ini mencakup pemasaran di berbagai platform media sosial seperti, facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan lain-lain.
- SERP – Search Engine Result Page
Laman hasil pencarian adalah laman tampilan yang muncul pada mesin telusur manapun setelah memasukkan keyword penelusuran. Dalam SERP semakin tinggi peringkat atau visibilitas halaman, semakin besar pula kemungkinan penggunaan akan mengklik halaman pada web tersebut.
- CTR – Click Through Rate
Rasio klik-tayang merupakan metrik orang yang mengklik tautan tertentu. Ini bisa juga berupa CTA (call to action) untuk iklan, email, iklan media sosial atau halaman website.
- Cost per Click
Dalam sebuah paid search campaign atau biaya per klik berarti pengguna akan membayar setiap klik yang dilakukan. Jadi, kalian membayar berdasarkan jumlah total klik, bukan tayangan. Kampanye iklan bayar per klik google (iklan PPC) merupakan salah satu platform paling popular untuk iklan CPC
- CRM – Customer Relationship Management
Dalam mempertahankan bisnis apapun, membangun hubungan baik dengan pelanggan merupakan satu hal yang sangat penting. Customer Relationship Management atau manajemen hubungan pelanggan merupakan proses membangun, memelihara, dan meningkatkan hubungan perusahaan dengan pelanggannya. CRM sendiri memiliki banyak alat dan perangkat lunak yang tersedia untuk layanan, segmentasi pelanggan, analisis penjualan dan lain-lain
- ROI – Return on Investment
Return on Investment merupakan pengembalian persentase atas investasi tertentu. ROI ini mengacu pada penjualan setelah kampanye pemasaran berbayar (paid search campaign). Tujuan akhir dari setiap upaya pemasaran yang dilakukan adalah penjualan dan pembelian.
- CAQ – Customer Acquisition Cost
Biaya yang melekat untuk mengubah satu pengguna menjadi pelanggan disebut sebagai biaya akuisisi pelanggan. Hal ini difokuskan pada biaya pemasaran, selain itu dapat membantu perusahaan untuk memprediksi berapa banyak yang harus mereka keluarkan agar menghasilkan sejumlah pelanggan yang diinginkan.
- CLV – Customer Lifetime Value
CLV atau Customer Lifetime value merupakan sebuah metrik untuk memperkirakan total nilai pelanggan terhadap sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu secara sederhana, selain itu CLV adalah prediksi atas nilai total pendapatan yang bisa kita dapatkan dari pelanggan tersebut. Untuk mengetahui berapa CLV yang didapatkan, kita bisa menggunakan rumus dasar yaitu : CLV = rata-rata nilai transaksi X (Jumlah transaksi dalam satu tahun X waktu retensi). Banyak keuntungan yang didapatkan dari penggunaan CLV salah satunya kalian dapat memperkirakan biaya maksimal untuk melakukan akuisisi pelanggan.
